Insecurities

everything was never be easy for me

hm i’m tired sometimes

i’m tired

i dont know what to do

i know there’s many people upset to me

i’m just unusefull

i’m insecure

i cant do what i want

i dont have any right to choose

i’m tired

i dont know what i do

i dont know where is my destination

i’m not find a way

there is no my way

i always stay in my safe zone

i’m tired

i’m tried

everything was hard

to be a human like me

i’m wrong

i know

but

i ever did mybest

and all i got is disappointment

i ever chose

and all i got is rejection

i dont know

i’m just tired

Treasure

Mahasiswa semester akhir.

Padahal dahulu memikirkan tentang semester akhir tidak akan seribet ini. Padahal dulu kukira hanya akan mengikuti semua step dan taraa.. selesai lah jadi mahasiswa akhir, lalu kemudian kerja. Ternyata benar kata orang-orang itu, menjadi mahasiswa semester akhir melemahkan jiwa, rasanya semua energi diserap habis oleh kata “akhir” tersebut, apalagi untuk jenis mahasiswa rebahan seperti aku ini. Dimulai dengan mencari permasalahan, mencari topik, mencari dosen pembimbing, mencari judul, kukira semuanya akan berjalan dengan baik, memang benar kita tidak boleh hanya berharap tanpa berusaha. Topik dan judul yang selalu berganti, mencari hal yang baru lagi, sama seperti mencari pacar. Tidak mudah mencari orang baru dan menggantikan yang lama begitu saja.

Yah! tapi inilah kehidupan mahasiswa semester akhir, memang harus begini. Kadang aku merasa sia-sia, tapi katanya gak ada yang sia-sia dari pembelajaran yang kita lakukan. Mungkin yang salah memang diri ini, tidak memiliki akar dan yah rebahan memang terlalu menjadi magnet pribadi. Masih muda kerjaannya rebahan mulu, duh. Aku harus bagaimana?

Motivasi, 1 kata yang selalu ku nanti. Masih dalam tahap pencarian kata itu. Padahal seharusnya aku harus sudah menemukannya disemester kemarin. Dulu dia bilang, ingat orang tua dikampung dan orang-orang yang menunggumu, maka kata sakral tadi yang akan menghampirimu. Bukannya aku tidak pernah melakukannya, sudah, hingga aku terkadang merasa, bisakah aku? apakah aku akan berguna? huft. Mencemaskan masa depan memang melelahkan. Overthinking merupakan momok sejati bagi diri sendiri, selalu menakuti, menghipnotis hal-hal negatif yang akan terjadi, padahal kalau kita sudah melakukan dan berusaha, aku yakin tiap orang pasti bisa melalui permasalahannya. Begitu juga dengan aku. Mungkin aku belum melakukan. Hanya membayang-bayang masa depan yang melemahkan. Apa sebaiknya aku mulai melakukan suatu hal, meskipun langkah kaki pertama akan menginjak ke daratan yang tak pasti? menarik.

Bukannya dahulu juga christopher colombus juga tidak tau akan berlayar kemana? Menemukan daratan benua amerika merupakan sebuah harta karun besar, hal yang dimilikinya saat itu “tekad”. Mungkin memang kita harus melangkah dengan sebuah “tekad” agar menemukan harta karun yang masih tersimpan.

Semangatlah aku temukan harta karunmu!

Sebuah fiksi

Pernahkah kalian berfikir jika hidup adalah sebuah fiksi. Pernahkah kalian berfikir kisah hidup seseorang merupakan sebuah karangan cerita. Bagaimana mulanya, bagaimana jalannya, bagaimana akhirnya. Pernahkah kalian berfikir kenapa kata apa itu adalah apa? Kenapa bukan ikw atau sje? Lalu kenapa pula setiap manusia tidak berkomunikaai dengan satu bahasa? Lalu apakah manusia itu berbeda? Jika berbeda apakah namanya tetap manusia? Seperti sebuah sel yang baru hadir di dunia, pertanyaan selalu timbul meskipun tidak dipertanyakan. Yang membedakan ada yg menyuarakan dan ada yg mengikuti arus kehidupan. Lalu yang manakah kamu? Bersediakah membagikannya denganku

– Manusia

Create your website at WordPress.com
Get started